Anggaran Bawaslu Jateng Alami Evolusi, Fokus pada Efisiensi dan Penguatan Kelembagaan
|
Semarang - Koordinator Divisi SDMOD Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Rofiuddin, memaparkan perjalanan evolusi anggaran tahun 2025 dalam Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Jilid II. Ia menjelaskan bahwa pada awalnya, Rencana Anggaran Belanja (RAB) Bawaslu Jateng mencapai Rp93 miliar. Namun, kebijakan efisiensi pemerintah pada Februari–Maret menyebabkan pemangkasan hingga 46 persen dari total anggaran.
“Kondisi tersebut membuat sejumlah kegiatan harus ditunda. Namun mulai Juni hingga September, pemerintah memberikan relaksasi anggaran dua tahap yang diarahkan untuk penguatan kelembagaan dan operasional,” terang Rofi.
Tambahan anggaran itu digunakan untuk mendukung beberapa program prioritas, seperti Pelatihan Pengawas Partisipatif (P2P) daring, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di kabupaten, sewa kendaraan dinas, hingga pengadaan seragam.
Ia menegaskan, Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi tercepat yang menuntaskan 45 kegiatan penguatan kelembagaan di 35 kabupaten/kota. “Ke depan, kita ingin sisa anggaran ini tidak hanya terserap, tapi berdampak melalui kegiatan policy brief dan inovasi kelembagaan,” ujarnya.
Selain efisiensi anggaran, perubahan format kegiatan dari fullboard meeting menjadi full day meeting juga diterapkan untuk menekan biaya akomodasi tanpa mengurangi substansi kegiatan.
Editor dan Foto : Humas Bawaslu Pati