Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu gandeng Pendamping Desa dalam Pengawasan Partisipatif

Pati - Bertempat di Muria ballroom Hotel Safin Pati, Bawaslu laksanakan “Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pati dengan Pendamping Desa". Sosialisasi ini bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih aktif dan berani dalam melakukan pengawasan secara partisipatif terhadap tindak pelanggaran dan pelaksana pemilu khususnya di tingkat desa.

Acara tersebut di hadiri oleh Pendamping Desa seluruh Kabupaten Pati dan Tiga Pemateri yang yang disampaikan oleh Suyatno, S. Ag selaku kordiv Penyelesaian Sengketa, Ayu Dwi Lestari. S.kom. MM selaku kordiv Pengawasan, Humas dan Hubal, dan yang terakhir Ahmadi, SH ketua Bawaslu Kabupaten Pati dan kordiv Hukum Penindakan Pelanggaran.

Suyatno menyampaikan tentang sejarah dari bawaslu, tugas dan wewenang dari Bawaslu. Pada tahun 2017 Bawaslu ditetapkan menjadi Badan yang sebelumnya masih Panwaslu. Dengan landasan UU No. 7 tahun 2017 Bawaslu tidak lagi sebagai pemberi rekomendasi saja, tetapi sebagai eksekutor atau pemutus perkara administrasi pemilu.

“Tugas dan wewenang Bawaslu adalah melakukan pencegahan dan penindakan pelanggaran dan sengketa proses pemilu, melakukan pengawasan tahapan pemilu, pencegahan money politic, mengawasi netralitas ASN dan anggota TNI/ Polri, mengawasi pelaksanaan peraturan KPU harus sesuai UU no 7 tahun 2017”,ujar Suyatno.

materi kedua diisi oleh ibu Ayu Dwi Lestari S.Kom. MM tentang sinergi marawat Demokrasi.

“kenapa pemilu perlu di rawat? dikarenakan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat”, kata Ayu.

Terakhir Ahmadi menyampaikan tentang Urgensi Pengawasan Partisipatif.

“ Peran pengawasan partisipatif dalam pengawasan pemilu sangatlah penting dimana kita semua dapat memberi informasi awal, mecegah pelanggaran, mengawasi/memantau, dan melaporkan tindak pidana pemilu” ucapnya .

Dari ketiga materi yang disampaikan, Bawaslu berharap agar masyarakat tidak apatis dalam proses pemilu.(28/10)

Tag
Berita