Bawaslu Rangkul Kwarcab Pati, Siapkan Saka Adhyasta Pemilu dan Kader Pengawas Partisipatif
|
Pati - Dalam rangka memperkuat simpul pengawasan partisipatif pada pesta demokrasi mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati menggelar audiensi dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pati, Selasa (28/4/2026). Pertemuan strategis ini fokus membahas persiapan pengukuhan Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu serta pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) khusus anggota Pramuka.
Audiensi yang berlangsung hangat di Kantor Bawaslu Pati tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Kwarcab Pati, Sugiyono, AP., M.Si., beserta jajaran pengurus Kwarcab dan Dewan Kerja Cabang (DKC) Pati.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Supriyanto, S.H., M.H, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut konkret dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya oleh kedua belah pihak.
"Agenda utama kita hari ini adalah persiapan pengukuhan struktur organisasi Saka Adhyasta Pemilu tingkat cabang. Kita perlu menyusun dan menyepakati bersama jajaran Majelis Pembimbing (Mabi) serta Pimpinan Saka (Pinsaka). Nantinya, Mabi akan diisi oleh unsur pimpinan Bawaslu dan Kwarcab, sedangkan Pinsaka akan banyak melibatkan kolaborasi dengan teman-teman DKC," ungkap Ketua Bawaslu Pati.
Lebih lanjut, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Pati, Zaenal Abidin, S.E.Sy, memaparkan bahwa pasca-pengukuhan, Bawaslu akan langsung bergerak merealisasikan program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang pesertanya campuran, P2P kali ini dirancang eksklusif untuk anggota Gerakan Pramuka.
"Rencananya kegiatan P2P khusus Pramuka ini akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei mendatang. Kami menargetkan keterlibatan 40 peserta dari unsur Pramuka Penegak dan Pandega (usia SMA/sederajat dan perguruan tinggi), utamanya mereka yang berstatus sebagai pemilih pemula," jelas Zaenal.
Ia menambahkan, program P2P ini bertujuan untuk mencetak kader-kader pengawas partisipatif dari basis Pramuka. Melalui kurikulum yang telah disiapkan, para peserta akan dibekali materi seputar pencegahan pelanggaran, sengketa proses pemilu, hingga pengawasan berbasis digital. Harapannya, kader Pramuka ini dapat berfungsi dan bergerak aktif mengawal Pemilu 2029 yang bersih dan bermartabat.
Menanggapi inisiatif tersebut, Ketua Kwarcab Pati, Sugiyono, AP., M.Si., menyambut baik dan mengapresiasi langkah Bawaslu Pati yang menggandeng Gerakan Pramuka. Kehadiran Sugiyono secara langsung dalam audiensi ini menjadi wujud komitmen penuh Kwarcab Pati dalam mendukung program-program pengawasan pemilu.
"Kami dari Kwarcab Pati tentu sangat siap dan menyambut baik tindak lanjut pembentukan Saka Adhyasta Pemilu ini. Ini adalah bentuk nyata pengabdian dan kontribusi Gerakan Pramuka kepada negara dan masyarakat. Kami akan segera berkoordinasi untuk menyiapkan personel-personel terbaik, baik untuk kepengurusan Saka maupun peserta pendidikan pengawas dari pangkalan-pangkalan yang ada," tegas Sugiyono.
Melalui sinergi antara Bawaslu dan Kwarcab Gerakan Pramuka Pati ini, diharapkan pendidikan politik dan kesadaran pengawasan partisipatif dapat mengakar kuat di kalangan generasi muda Kabupaten Pati.
Editor dan Foto : Humas Bawaslu Pati