Bawaslu RI Gelar Konsolidasi Nasional di Batam
|
Batam - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menggelar kegiatan Konsolidasi Nasional Evaluasi Dukungan Administrasi dan Teknis Kesekretariatan dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 di Hotel Pacific Palace, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, (23 - 26/07/2024). Acara ini dihadiri oleh 1.507 orang peserta terdiri dari 1009 orang Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota, kemudian 408 orang Kepala Sekretariat/Koordinator Sekretariat serta Kasubag Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dukungan administrasi dan teknis bagi Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota, memahami relasi tata kerja dalam pengawasan pemilu, serta menyusun rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan.
Dalam sambutannya, Rini Wartini, Inspektorat Utama Bawaslu RI, menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah untuk menjalin komunikasi dan bertukar pikiran. “Kami berharap bahwa kita harus jadikan forum kegiatan ini sebagai wadah untuk menjalin komunikasi. Kemudian bertukar pikiran dengan hati yang jernih, tentu yang sifatnya membangun,” ujarnya. Rini juga mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan transparansi dan kolaborasi dalam setiap kegiatan. “Perencanaan program kegiatan harus diketahui bersama, jangan sampai hanya kepala sekretariat yang tahu,” tambahnya.
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, dalam pengarahannya, menekankan pentingnya evaluasi dan sinergi antar divisi dalam pelaksanaan sosialisasi dan pengawasan. Ia menyatakan, “Kita harus memiliki orientasi sukses dan keberhasilan bersama, dan kesuksesan tersebut perlu didukung dengan akuntabilitas keuangan.” Ia juga menambahkan, “Kami minta untuk menyusun pertanggung jawaban akuntabilitas kinerja dan pelaporan keuangan secara optimal sesuai koridor yang berlaku.”
Bagja juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama. “Sinergitas pimpinan dengan seluruh jajaran sekretariat adalah kunci utama guna untuk mendukung keberhasilan bersama dalam menggapai pemilihan yang berintegritas,” ujarnya. Ia mengingatkan peserta untuk tidak hanya fokus pada pencegahan, tetapi juga memastikan bahwa semua divisi berperan aktif dalam sosialisasi dan penanganan pelanggaran. “Walaupun pencegahan masih tetap banyak kegiatan sosialisasi, semua divisi harus terlibat, termasuk divisi penanganan pelanggaran,” tegasnya.
Dalam konteks evaluasi, Rahmat Bagja menekankan, “Kegiatan ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengevaluasi dukungan administrasi dan teknis yang telah diberikan, serta untuk memahami relasi tata kerja dan pola hubungan dalam pengawasan pemilu.” Ia berharap, hasil dari konsolidasi ini dapat memberikan dukungan yang optimal bagi Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu mendatang.
Penulis : Humas Bawaslu Kabupaten Pati
Editor : Humas Bawaslu Kabupaten Pati