Tingkatkan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Pati Gandeng Perisai Demokrasi Bangsa
|
Pati - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan lembaga pemantau pemilu, Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) Kabupaten Pati. Penandatanganan kerja sama ini dilangsungkan di Kantor Bawaslu Kabupaten Pati pada Selasa (21/4/2026).
Prosesi penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Supriyanto, bersama dengan Ketua Perisai Demokrasi Bangsa, M. Ulul Irfan. Turut hadir menyaksikan agenda ini di antaranya Anggota Bawaslu Pati Zaenal Abidin dan Moh. Priyo Manfaat, jajaran kesekretariatan, serta perwakilan pengurus PDB.
Ketua Bawaslu Pati, Supriyanto, menyambut positif inisiatif penandatanganan kerja sama ini. Ia menyebutkan bahwa Perisai Demokrasi Bangsa telah menunjukkan eksistensi dan perannya di masyarakat sebagai lembaga pemantau yang telah terakreditasi sejak Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024 lalu.
"Kami secara kelembagaan menilai ini adalah hal yang baik bagi hubungan antar lembaga, khususnya bagi keberlangsungan atau pelaksanaan demokrasi di Kabupaten Pati," ungkap Supriyanto dalam sambutannya.
Supriyanto menjelaskan bahwa pada masa non-tahapan pilkada seperti saat ini, Bawaslu dan PDB akan bersinergi dalam mengawal data pemilih berkelanjutan dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Ia juga memberikan catatan bahwa tidak semua kesepakatan dalam kegiatan non-tahapan tersebut berimplikasi pada anggaran institusi.
Di tempat yang sama, Ketua Perisai Demokrasi Bangsa Kabupaten Pati, M. Ulul Irfan, menegaskan komitmen lembaganya untuk menjadi mitra strategis Bawaslu dalam pengawasan partisipatif.
"Tujuan kerja sama ini untuk meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan partisipatif yang bermanfaat bagi semua pihak, serta memenuhi kebutuhan para pihak dalam tahapan pengawasan sesuai kalender Bawaslu Kabupaten Pati," jelas Ulul.
Fokus utama dari nota kesepahaman ini menyoroti soal pengawalan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). PDB berkomitmen untuk mengerahkan anggotanya dalam membantu validasi data di tingkat desa, seperti melaporkan pemilih yang telah meninggal dunia, anggota TNI/Polri yang baru pensiun, hingga kemunculan pemilih pemula. Harapannya, akurasi data pemilih yang direkapitulasi dapat semakin valid.
Komisioner Bawaslu Pati, Zaenal Abidin, turut menambahkan bahwa akar dari pembentukan PDB tidak lepas dari peran alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP). Ke depannya, ia berharap PDB juga aktif mengkampanyekan gerakan anti-politik uang dan ikut serta dalam program edukasi kelas penyelesaian sengketa pemilu.
Editor dan Foto : Humas Bawaslu Pati