Bagja Tegaskan Pengawasan Pemilu Kunci Kebenaran Penghitungan Suara
|
Solo - Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menekankan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh pengawas pemilu memiliki peran penting dalam memastikan kebenaran penghitungan suara. Dalam acara Konsolidasi Nasional Evaluasi Manajemen Pengawasan Proses Tahapan Logistik Pemilu dan Persiapan Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Perhitungan Suara pada Pemilu 2024 di Solo, pada Kamis (25/1/2024), Bagja menyatakan, “Pengawasan teman-teman menghasilkan banyak hal, yang menolong calon anggota legislatif untuk kemudian mendapatkan kebenaran terhadap perhitungan suara.”
Bagja menegaskan pentingnya pengawasan logistik untuk mencapai kebenaran dalam penghitungan suara. Ia memerintahkan jajaran pengawas pemilu untuk fokus pada pengawasan logistik dan menegakkan sanksi bagi pelanggaran, seperti kelebihan cetak surat suara.
“Pengawasan logistik akan berhubungan dengan pelanggaran administrasi, etik dan tindak pidana. Jika kelebihan cetak satu surat suara maka harus ada yang dipidana, pengawasan anda menentukan kasus pidana,” ungkapnya, menekankan tanggung jawab pengawas dalam menjaga integritas pemilu.
Lebih lanjut, Bagja juga menginstruksikan agar jajarannya melatih Panwascam untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menangani situasi di tempat pemungutan suara (TPS). “Tugas anda kedepan latih Panwascam dalam melakukan tindakan saat di TPS,” tegas Bagja.
Menjelang akhir masa kampanye dan memasuki masa tenang, Bagja mengingatkan pentingnya penertiban Alat Peraga Kampanye (APK). Ia menyatakan, “10 Februari semua kampanye selesai, 11 Februari masa tenang dan akan ada penertiban APK, semua hal yang melanggar PKPU (Peraturan KPU) harus ditertibkan.”