Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Pati Gandeng Komunitas Game Perkuat Pengawasan Partisipatif Jelang Pemilu 2029

Bawaslu Kabupaten Pati Gandeng Komunitas Game Perkuat Pengawasan Partisipatif Jelang Pemilu 2029

Pati – Bawaslu Kabupaten Pati terus memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif menuju Pemilu Tahun 2029. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Diskusi Konsolidasi Demokrasi bertema Penguatan Pengawasan Partisipatif bersama Komunitas Game yang digelar di Kopi Klotok, Jalan Pemuda, Kabupaten Pati, pada Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang diikuti enam peserta ini menghadirkan Sigit Pamungkas, A.Md.T. sebagai pelaksana diskusi. Forum tersebut menjadi ruang dialog antara Bawaslu dan kalangan komunitas muda untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu.

Pelaksanaan kegiatan merupakan bagian dari persiapan pengawasan Pemilu Tahun 2029 sekaligus implementasi tugas Bawaslu sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung visi Bawaslu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bawaslu Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Bawaslu Tahun 2025–2029, yaitu "Kolaborasi Memperkokoh Demokrasi Substansial melalui Pengawasan Pemilu yang Berintegritas dalam rangka Mewujudkan Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas."

Dalam diskusi tersebut, peserta sepakat bahwa pengawasan Pemilu bukan semata menjadi tanggung jawab Bawaslu, melainkan memerlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat. Pengawasan partisipatif dinilai sebagai salah satu instrumen penting untuk menjaga integritas demokrasi, mencegah pelanggaran, serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilu.

Peserta juga menilai bahwa masyarakat memiliki posisi strategis dalam mendeteksi lebih awal berbagai potensi pelanggaran, seperti praktik politik uang, kampanye hitam, penyalahgunaan kewenangan, maupun bentuk pelanggaran lainnya. Semakin luas partisipasi masyarakat dalam pengawasan, semakin besar pula peluang terciptanya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Dalam forum tersebut, sejumlah tantangan pengawasan partisipatif turut menjadi perhatian bersama. Di antaranya masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai mekanisme pengawasan Pemilu, rendahnya kesadaran untuk melaporkan dugaan pelanggaran, adanya kekhawatiran terhadap tekanan sosial maupun politik, serta masih perlunya peningkatan literasi demokrasi di berbagai kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Komunitas Game yang hadir dalam diskusi memandang bahwa ruang digital memiliki potensi besar sebagai media edukasi demokrasi. Melalui jejaring komunitas dan platform digital yang dimiliki, generasi muda dinilai dapat berkontribusi dalam menyebarluaskan informasi kepemiluan yang benar, mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengawasan partisipatif, serta membantu menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat mengganggu kualitas demokrasi.

Diskusi juga menegaskan bahwa masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga integritas Pemilu melalui berbagai cara, seperti melakukan pemantauan terhadap proses penyelenggaraan Pemilu di lingkungan masing-masing, melaporkan dugaan pelanggaran kepada Bawaslu, menolak segala bentuk praktik politik uang, serta menyebarluaskan informasi yang akurat dan bertanggung jawab mengenai proses demokrasi.

Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Kabupaten Pati akan terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, pendidikan politik, dan pengawasan partisipatif yang menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk komunitas kepemudaan dan komunitas digital. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik sekaligus memperluas jaringan pengawasan partisipatif hingga ke tingkat akar rumput.

Bawaslu Kabupaten Pati menilai bahwa keterlibatan komunitas muda merupakan bagian penting dalam membangun demokrasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Kehadiran komunitas game dalam diskusi ini menunjukkan bahwa pengawasan Pemilu dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang profesi maupun komunitas.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pati berharap sinergi dengan berbagai komunitas masyarakat terus berkembang sehingga pengawasan partisipatif semakin kuat, kesadaran demokrasi masyarakat semakin meningkat, dan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2029 dapat berlangsung secara jujur, adil, transparan, serta berintegritas.