Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Pati Perkuat Peran Tokoh Masyarakat dalam Pencegahan Politik Uang

Bawaslu Kabupaten Pati Perkuat Peran Tokoh Masyarakat dalam Pencegahan Politik Uang

Pati – Bawaslu Kabupaten Pati terus memperkuat upaya pencegahan pelanggaran pemilu melalui pengawasan partisipatif dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Diskusi Konsolidasi Demokrasi bertema "Peran Tokoh Masyarakat dalam Pencegahan Politik Uang demi Terwujudnya Pemilu Berintegritas" pada Kamis, 30 April 2026, di Cosmo Coffee, Kabupaten Pati.

Kegiatan yang dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Pati, Moh. Priyo Manfaat, tersebut diikuti oleh sembilan tokoh masyarakat Kabupaten Pati. Diskusi menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi demokrasi pasca-Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 dalam rangka mempersiapkan pengawasan Pemilu Tahun 2029 sekaligus memperkuat sinergi antara Bawaslu dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Moh. Priyo Manfaat menegaskan bahwa politik uang masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, dan adil. Praktik pemberian uang, barang, maupun bentuk imbalan lainnya untuk memengaruhi pilihan pemilih tidak hanya melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan, tetapi juga merusak kualitas demokrasi serta berpotensi melahirkan praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Menurutnya, keberhasilan upaya pencegahan politik uang tidak dapat hanya mengandalkan penyelenggara pemilu. Keterlibatan tokoh masyarakat sebagai figur yang memiliki pengaruh di lingkungan sosial menjadi faktor penting dalam membangun kesadaran politik masyarakat. Melalui keteladanan dan kedekatan dengan warga, tokoh masyarakat diharapkan mampu mengedukasi masyarakat agar menggunakan hak pilih secara bebas, rasional, dan bertanggung jawab tanpa dipengaruhi praktik politik uang.

Diskusi juga membahas berbagai strategi pencegahan pelanggaran pemilu, termasuk pentingnya meningkatkan literasi politik masyarakat, memperkuat pengawasan partisipatif, serta membangun budaya demokrasi yang menjunjung tinggi kejujuran dan integritas. Selain itu, peserta sepakat bahwa pencegahan penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan potensi konflik sosial juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi menjelang pelaksanaan Pemilu 2029.

Dalam forum tersebut, Bawaslu Kabupaten Pati mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk berperan aktif sebagai mitra strategis dalam menyampaikan edukasi kepemiluan kepada masyarakat. Peran tersebut meliputi mengajak masyarakat menolak politik uang, menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pemilu.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan berdiskusi mengenai berbagai tantangan demokrasi di tingkat lokal. Berbagai masukan dan pengalaman yang disampaikan menjadi bahan penting dalam memperkuat strategi pencegahan pelanggaran pemilu di Kabupaten Pati.

Hasil diskusi menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta mengenai dampak negatif politik uang terhadap kualitas demokrasi serta pentingnya membangun budaya politik yang bersih. Tokoh masyarakat juga menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, mendorong penolakan terhadap segala bentuk politik uang dan pelanggaran pemilu lainnya, serta menjaga persatuan dan kondusivitas di lingkungan masing-masing selama tahapan pemilu berlangsung.

Selain itu, kegiatan ini semakin memperkuat sinergi antara Bawaslu Kabupaten Pati dan tokoh masyarakat dalam mengembangkan pengawasan partisipatif. Komitmen bersama yang terbangun diharapkan menjadi modal penting untuk mewujudkan penyelenggaraan Pemilu 2029 yang jujur, adil, damai, dan berintegritas.

Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Pati berharap tokoh masyarakat dapat terus menjadi pelopor dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi yang sehat, mengedukasi masyarakat mengenai bahaya politik uang, serta bersama-sama menjaga integritas pemilu sebagai fondasi terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Pati