Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pati Teken Kerja Sama dengan Lapas Kelas IIB Pati, Pastikan Hak Pilih Warga Binaan Terjaga

Bawaslu Pati Teken Kerja Sama dengan Lapas Kelas IIB Pati, Pastikan Hak Pilih Warga Binaan Terjaga

Pati - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati berkomitmen mengawal hak konstitusional warga negara tanpa terkecuali, termasuk mereka yang sedang menjalani masa hukuman. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati pada Jumat (23/10).

Penandatanganan nota kesepahaman ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Pati, di antaranya Ketua Bawaslu Supriyanto, Anggota Bawaslu Zaenal Abidin, serta Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu. Sinergi ini dibangun untuk memastikan pemilu yang diselenggarakan bersifat inklusif, demokratis, dan berintegritas tinggi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Supriyanto, mengemukakan bahwa warga binaan memiliki hak politik yang dijamin oleh undang-undang. Jeruji besi dan keterbatasan ruang gerak tidak boleh merenggut hak mereka untuk berpartisipasi dalam menentukan masa depan bangsa.

"Pemenuhan hak politik merupakan hak konstitusional warga negara yang harus mendapat perhatian bersama. Melalui kerja sama ini, kami berharap koordinasi antara Bawaslu Kabupaten Pati dan Lapas Kelas IIB Pati semakin kuat, terutama dalam memastikan warga binaan memperoleh informasi kepemiluan serta dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkap Supriyanto.

Ia menjelaskan, kolaborasi lintas instansi ini memegang peran vital dalam mengawal setiap tahapan pemilu di lingkungan lapas. Mulai dari pemutakhiran dan akurasi data pemilih, masifnya pendidikan pemilih melalui sosialisasi, hingga pengawasan ketat terhadap pelaksanaan pemungutan suara agar berjalan jujur dan adil.

Dukungan serupa disampaikan Anggota Bawaslu Kabupaten Pati, Zaenal Abidin. Menurutnya, koordinasi yang terbangun dengan pihak Lapas Kelas IIB Pati akan mempermudah pengawasan langsung di lapangan, sekaligus meminimalisir potensi kendala administratif terkait hak pilih warga binaan.

"Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pengawasan pemilu yang menyeluruh dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat," tegas Zaenal.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, Bawaslu Kabupaten Pati berharap fungsi pendidikan politik di lingkungan pemasyarakatan dapat berjalan berkesinambungan. Tidak hanya berfokus pada teknis pencoblosan, langkah ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran politik yang bertanggung jawab bagi warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.