Gaungkan Semangat Persatuan Era Modern, Bawaslu Pati Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118
|
Pati - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118. Upacara yang berlangsung khidmat ini digelar pada Rabu (20/5/2026) bertempat di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Pati.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Supriyanto. Kegiatan ini turut diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan serta staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Pati. Rangkaian upacara diisi dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, hingga mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.
Dalam amanatnya, Supriyanto membacakan teks pidato resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara". Peringatan tahun ini menyoroti pergeseran tantangan bangsa, dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.
"Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital," ujar Supriyanto saat membacakan amanat tersebut.
Pidato tersebut juga menegaskan langkah afirmatif pemerintah dalam melindungi generasi muda di ruang digital. Pemerintah secara resmi membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun ke platform digital dan media sosial yang berisiko tinggi melalui penegakan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025.
"Melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa kita, mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya," tegas pembina upacara.
Peringatan Harkitnas ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyalakan kembali api perjuangan Budi Utomo di era modern. Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang memohon keselamatan serta persatuan bangsa agar terhindar dari perpecahan