Hadiri Konsolidasi Nasional, Bawaslu Pati Siap Implementasikan Arah Baru Pengawasan Pemilu 2025-2029
|
Jakarta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati menegaskan kesiapannya dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan pengawasan demokrasi di wilayahnya. Hal ini menyusul keikutsertaan jajaran Bawaslu Pati dalam kegiatan Konsolidasi Nasional Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Pengawas Pemilu yang digelar Bawaslu RI di Jakarta, 7–10 Desember 2025.
Dalam forum yang berlangsung di Mercure Convention Centre, Ancol tersebut, Bawaslu Pati menyerap langsung arahan strategis terkait visi besar pengawasan pemilu lima tahun ke depan.
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, dalam arahannya memaparkan visi dan misi Bawaslu yang kini telah tertuang dalam Perbawaslu Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis (Renstra) Bawaslu Tahun 2025-2029.
"Visi kami adalah kolaborasi memperkokoh demokrasi substansial melalui pengawasan pemilu yang berintegritas, guna mewujudkan Indonesia maju menuju Indonesia Emas," ujar Bagja dalam rapat yang dihadiri jajaran pengawas pemilu se-Indonesia, Senin (8/12/2025) malam.
Bagja menekankan bahwa penguatan demokrasi tidak boleh berhenti pada aspek prosedural semata. Menurutnya, Bawaslu harus mampu menjadi pelopor kolaborasi yang melibatkan warga negara, masyarakat sipil, hingga dukungan institusi negara dalam satu ekosistem yang padu.
"Bawaslu harus tampil mendorong transformasi demokrasi agar lebih substansial melalui sistem pengawasan yang berintegritas," tegasnya.
Untuk mencapai target besar tersebut, Bawaslu telah menetapkan tiga misi utama periode 2025–2029, yakni:
- Peningkatan Kualitas: Menekankan pencegahan, penanganan pelanggaran, dan penyelesaian sengketa secara profesional serta akuntabel.
- Kemitraan Strategis: Memperkuat kolaborasi dengan masyarakat sipil untuk mewujudkan pemilu partisipatif yang jujur dan adil (Jurdil).
- Reformasi Birokrasi: Membangun tata kelola birokrasi yang bersih dan prima demi menunjang kualitas pelayanan publik.
Meski saat ini memasuki masa non-tahapan, Bagja mengingatkan seluruh jajaran, termasuk Bawaslu Kabupaten Pati, agar tidak mengendurkan kedisiplinan. Integritas dan kepatuhan terhadap etika penyelenggara pemilu harus tetap dijaga sebagai fondasi utama lembaga.
Ia juga menginstruksikan adanya peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai kajian strategis dan program inovatif.
"Bangunlah kolaborasi dan program yang inovatif untuk terus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu," pungkas Bagja.
Editor : Humas Bawaslu Pati
Foto : Bawaslu RI