Lompat ke isi utama

Berita

Pimpin Apel Pagi, Kepala Sekretariat Bawaslu Pati Tekankan Pentingnya Resiliensi Hadapi Tekanan Kerja

Pimpin Apel Pagi, Kepala Sekretariat Bawaslu Pati Tekankan Pentingnya Resiliensi Hadapi Tekanan Kerja

Pati  - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati menggelar apel pagi rutin di halaman kantor sekretariat pada Senin, 7 September 2026. Apel pagi tersebut dipimpin oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pati, RM. Ahmada Mangkunegara, serta diikuti oleh jajaran pimpinan Bawaslu Pati, para kepala subbagian, staf pelaksana, dan mahasiswa magang.

Dalam pengarahannya, pembina apel memaparkan sejumlah capaian kinerja kelembagaan, evaluasi administratif, hingga pentingnya penguatan agenda kemitraan eksternal.

Serapan Anggaran Triwulan Ketiga Capai 76 Persen

Salah satu sorotan utama dalam apel pagi ini adalah realisasi kinerja keuangan Bawaslu Pati yang melampaui target. Berdasarkan laporan perkembangan serapan anggaran yang dikirimkan kepada Sekretariat Jenderal Bawaslu RI, serapan anggaran Bawaslu Pati telah menembus angka 76 persen pada triwulan ketiga.

"Alhamdulillah progres serapan anggaran kita sudah di angka 76 persen. Ini tentu bukan hanya bertumpu pada satu subbagian saja, melainkan atas kerja sama antarsubbagian dan teman-teman semua sehingga di triwulan ketiga ini bisa melampaui target," ujar Ahmada dalam amanatnya.

Terkait pelaksanaan tugas ke depan maupun proyeksi anggaran tahun 2027, jajaran Bawaslu Pati diminta tetap mengedepankan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh, terlepas dari ada atau tidaknya kebijakan efisiensi anggaran dari pusat.

Pentingnya Resiliensi Menghadapi Tekanan Kerja

Di hadapan peserta apel, Kepala Sekretariat menekankan bahwa kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) saja tidak cukup bagi aparatur di era sekarang. Diperlukan kemampuan daya lentur atau resiliensi (resilience) untuk bertahan dan bangkit saat menghadapi persoalan kerja yang kompleks.

"Hari-hari ini kita sangat membutuhkan kemampuan resiliensi, yaitu kemampuan untuk bangkit dan bertahan ketika diterpa persoalan. Kemampuan mengelola emosi dalam situasi sulit menjadi salah satu kunci keberhasilan kita dalam menjalankan tugas kelembagaan," tegasnya.

Donasi Kemanusiaan dan Penguatan Jejaring Non-Tahapan

Selain evaluasi internal, Bawaslu Pati menyampaikan apresiasi atas kepedulian seluruh staf yang telah menyalurkan donasi kemanusiaan untuk korban bencana gempa di NTT. Doa bersama juga dipanjatkan bagi masyarakat dan jajaran pengawas pemilu yang berada di wilayah rawan bencana alam, mulai dari kebakaran hutan dan lahan hingga erupsi gunung berapi aktif seperti Merapi dan Anak Krakatau.

Menutup arahannya, Ahmada menyinggung pentingnya membangun kemitraan publik selama masa non-tahapan pemilu. Setelah sukses berpartisipasi dalam agenda olahraga persahabatan di Jepara, Bawaslu Pati bersiap menyambut kunjungan balasan dari Bawaslu Jepara serta rencana silaturahmi dari Bawaslu Temanggung.

Tak hanya itu, Bawaslu Pati juga mengagendakan pertandingan mini soccer bersama awak media pada hari ini.

"Di masa non-tahapan ini, kita manfaatkan waktu untuk menjalin komunikasi sebaik-baiknya. Membuka jejaring seluas-luasnya, termasuk dengan insan pers, sangat penting untuk menjaga citra dan hubungan eksternal institusi kita secara luas," pungkasnya.